Tampilkan postingan dengan label Puasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puasa. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Desember 2013

134. Siapa Yang Wajib Membayar Kafarat, Suami Ataukah Istri?

السلام عليكم ورحمة الله و بركاته



Oleh:
Achmad Al-fandaniy

Assalamualaikum

Pertanyaan:
yang dikenakan sanksi kafaroh suami-istri bersenggama dibulan puasa romadlon istri atau suami atau keduanya?

Jawaban:
Ada Ikhtilaf:
Imam Syafi’I dan Ahmad bin Hanbal berpendapat bahwa yang harus membayar kafarot adalah suaminya, istrinya tidak. (karena suaminya lah yang bertanggung jawab atas inisiatif awal dan kelanjutan hubungan intim itu.).
Namun menurut Abu Hanifah dan Malik, istrinya juga kena sanksi harus bayar KAFAROT.


Refrensi:
Miizaanul Kubro halaman 118.
﴿ﻔﺼﻞ﴾ﻭﺃﺠﻤﻌﻮﺍﻋﻟﻰﺃﻦﻤﻦﻭﻄﺊﻭﻫﻭﺼﺎﺋﻡﻔﻲﺮﻤﺿﺎﻦﻋﺎﻤﺪﺍﻤﻦﻏﻴﺮﻋﺬﺮﻜﺎﻦﻋﺎﺻﻴﺎﻭﺑﻂﻞ
ﺻﻮﻤﻪ…..ﺇﻠﻰﺃﻦﻗﺎﻝ : ﻮﻫﻲﻋﻟﻰﺍﻠﺰﻮﺝﻋﻟﻰﺍﻷﺼﺢﻤﻦﻤﺬﻬﺐﺍﻟﺸﺎﻔﻌﻲﻭﺃﺤﻤﺪﻭﻗﺎﻝﺍﺑﻭﺤﻨﻴﻔﺔﻭﻤﺎﻚ
ﻋﻟﻰﻛﻞﻭﺍﺤﺪﻜﻔﺎﺮﺓ






والسلام عليكم ورحمة الله و بركاته

Sabtu, 14 Desember 2013

130. Bulan Sya'ban

السلام عليكم ورحمة الله و بركاته



Oleh:
Albayan Lilmuslimin

Bulan Sya'ban

Sya’ban adalah bulan kedelapan dalam kalender Islam .Dinamakan Sya’ban, karena orang-orang Arab pada bulan-bulan tersebut yatasya’abun/berpencar untuk mencari sumber mata air. Dikatakan juga karena mereka tasya’ub/berpisah-pisah di gua-gua. Dan dikatakan juga sebagai bulan Sya’ban karena bulan ini muncul/sya’aba di antara dua bulan Rajab dan Ramadhan.

Sya'ban diambil kosa kata bahasa Arab yang berasal dari kata syi'ab yang artinya jalan di atas gunung. Islam kemudian memanfaatkan bulan Sya’ban sebagai waktu untuk menemukan banyak jalan, demi mencapai kebaikan.

Karena bulan Sya’ban terletak di antara bulan Rajab dan bulan Ramadhan,
karena diapit oleh dua bulan mulia ini, maka Sya’ban seringkali dilupakan. Padahal semestinya tidaklah demikian. Dalam bulan Sya’ban terdapat berbagai keutamaan yang menyangkut peningkatan kualitas kehidupan umat Islam, baik sebagai individu maupun dalam lingkup kemasyarakatan.

  • Nisfu Syaban 
Karena letaknya yang mendekati bulan Ramadhan, bulan Sya’ban memiliki berbagai hal yang dapat memperkuat keimanan. Umat Islam dapat mulai mempersiapkan diri menjemput datangnya bulan termulia dengan penuh suka cita dan pengharapan anugerah dari Allah SWT karena telah mulai merasakan suasana kemuliaan Ramadhan.
Hadits tentang keutamaan sya'ban

ذاكَ شهر تغفل الناس فِيه عنه ، بين رجب ورمضان ، وهو شهر ترفع فيه الأعمال إلى رب العالمين، وأحب أن
يرفع عملي وأنا صائم -- حديث صحيح رواه أبو داود النسائي

Terjemahan :
”Bulan Sya'ban adalah bulan yang biasa dilupakan orang, karena letaknya antara bulan Rajab dengan bulan Ramadan. Bulan Sya’ban adalah bulan diangkatnya amal-amal. Karenanya, aku menginginkan pada saat diangkatnya amalku, aku dalam keadaan sedang berpuasa.” (HR Abu Dawud dan Nasa'i)

Dari sinilah diutamakan bulan sya'ban agar senantiasa kita memperbaiki amal ibadah dan lebih sungguh-sungguh lagi agar yang ternagkat adalah lebih banyak amal kebajikan .shodaqoh dan menjalin silaturrahim. Umat Islam di Nusantara biasanya menyambut keistimewaan bulan Sya’ban dengan mempererat silaturrahim melalui pengiriman oleh-oleh yang berupa makanan kepada para kerabat, sanak famili dan kolega kerja mereka. Sehingga terciptalah tradisi saling mengirim parcel di antara umat Islam.

Sebagian ulama, diantaranya Ibnul Mubarak telah merajihkan atau mengunggulkan bahwa Nabi Muhammad SAW tidak pernah menyempurnakan puasa bulan Sya’ban akan tetapi beliau banyak berpuasa di dalamnya. Pendapat ini didukung oleh hadis yang diriwayatkan imam Muslim dari ‘Aisyah ra, katanya

, ‘ Saya tidak mengetahui beliau SAW puasa satu bulan penuh kecuali Ramadhan’.

  • Malam Nisfu Sya'ban
Nisfu artinya separuh jadi separuh bulan dalam bulan arab biasanya adalah tanggal 15 Kaum Muslimin meyakini bahwa pada malam ini, dua malaikat pencatat amalan keseharian manusia, yakni Raqib dan Atid, menyerahkan catatan amalan manusia kepada Allah SWT, dan pada malam itu pula buku catatan-catatan amal yang digunakan setiap tahun diganti dengan yang baru.

Imam Ghazali mengistilahkan malam Nisfu Sya'ban sebagai malam yang penuh dengan syafaat (pertolongan). Menurut al-Ghazali,  pada malam ke-13 bulan Sya'ban Allah SWT memberikan seperti tiga syafaat kepada hambanya. Sedangkan pada malam ke-14, seluruh syafaat itu diberikan secara penuh. Dengan demikian, pada malam ke-15, umat Islam dapat memiliki banyak sekali kebaikan sebagai penutup catatan amalnya selama satu tahun. Karepa pada malam ke-15 bulan Sya’ban nanti, catatan perbuatan manusia penghuni bumi akan dinaikkan ke hadapan Allah SWT.

Para ulama menyatakan bahwa Nisfu Sya'ban juga dinamakan sebagai malam pengampunan atau malam maghfirah, karena pada malam itu Allah SWT menurunkan pengampunan kepada seluruh hamba Allah dipenjuru dunia .

Malam Nishfu Sya’ban dan seluruh bulan adalah saat yang utama dan penuh berkah, maka selayaknya seorang muslim memperbanyak aneka ragam amal kebaikan. Doa adalah pembuka kelapangan dan kunci keberhasilan, maka sungguh tepat bila malam itu umat Islam menyibukkan dirinya dengan berdoa kepada Allah Subhanahu wata’ala terlebih-lebih bulan yang dibulan say'ban dan romadhon nanti , tapi jangan menunggu hari esok tapi laksanakanlah ibadah dengan khusu; dan banyak hari sebab besok belum tentu bisa ibadah

Wallohua'alam ,



 والسلام عليكم ورحمة الله و بركاته

Senin, 01 Juli 2013

101. Kajian Kitab Risalatul Jami'ah Tentang Adab Saat Puasa

السلام عليكم ورحمة الله و بركاته


Oleh:
Thu Khang Angon Wedhuz



السلام عليكم و رحمة الله و بركاته.



و من تمام الصوم كف الجوارح عما يكرهه الله تعالى من الأعضآء السبعة الآتي ذكرها. ففي الحديث خمس يفطرن الصائم، الكذب، و الغيبة و النميمة و اليمين الكاذبة و النظر بشهوة.
Puasa yang sempurna dapat dicapai dengan menjaga tujuh anggota tubuh -yang akan dituturkan nanti- dari segala sesuatu yang di benci Allah SWT. Disebutkan dalam sebuah hadits, bahwa ada 5 perbuatan yang dapat membatalkan (pahala) puasa. Yaitu, berdusta, bergungjing (ghibah), mengadu domba (namimah), bersumpah palsu dan memandang dengan syahwah.
و من تمام الصوم تحري الإفطار على حلال و عدم الإستكثار من الأكل. و ينبغي الإستكثار من الصوم لا سيما الأيام الفاضلة في الشرع. و الله أعلم و بالله التوفيق.
Sebagian dari kesempurnaan puasa ialah mengusahakan santapan yang halal untuk buka puasa dan tidak berlebih-lebihan dalam makan. Hendaknya seseorang itu memperbanyak puasa (sunnah) terutama pada hari-hari yang mempunyai keutamaan menurut syari'at[28]. Allah lah yang Maha Mengetahui dan hanya dari Allah lah datangnya taufik.




Keterangan:
[28] : Hari-hari utama untuk berpuasa antara lain: hari Senin dan Kamis, puasa 6 hari di bulan syawal, hari 'Arofah (tanggal 9 dzul hijjah), hari Tasu'a dan Asyuro (tanggal 9 dan 10 muharram), yaumul abyadh (setiap tanggal 13, 14, dan 15 pada tiap bulan hijriah), awal bulan sya'ban sampai tanggal 15, bulan Rajab.



والسلام عليكم ورحمة الله و بركاته

Minggu, 30 Juni 2013

099. Kajian Kitab Risalatul Jami'ah Bab Puasa

السلام عليكم ورحمة الله و بركاته


Oleh : 
Thu Khang Angon Wedhuz

ﺍﻟﺴﻼﻡ ﻋﻠﻴﻜﻢ ﻭ ﺭﺣﻤﺔ ﺍﻟﻠﻪ ﻭ ﺑﺮﻛﺎﺗﻪ.


الصوم.
Puasa
و أما الصوم وهو الثالث من أركان الإسلام. فهو إمساك معروف على وجه مخصوص. منه النية لكل يوم، و تبييتها من اليلو الإمساك عن المفطرات من الطعام، و الثراب، و الجماع و الإستمنآء بمباشرة، و الإستقآءة بالإختيار.
Puasa adalah rukun Islam yang ke tiga. Definisi puasa ialah menahan diri dari perbuatan tertentu dengan cara-cara tertentu[25], antara lain berniat puasa tiap malam[26], menahan diri dari makan, minum, bersetubuh (jima'), mengeluarkan mani dengan sengaja melalui sentuhan[27], dan muntah dengan sengaja...


Keterangan:
[25] : Yang dimaksud cara-cara tertentu adalah berpuasa dengan memenuhi syarat dan rukunnya.
[26] : Waktu niat puasa wajib adalah dari mulai terbenam matahari sampai terbitnya fajar shadiq. Jika niat dilakukan bersamaan dengan terbitnya fajar, maka tidak sah puasanya.
[27] : Keluar Mani akibat sentuhan misalnya, masturbasi (onani), berciuman, berpelukan dan lain-lain. Jika keluar mani tanpa sentuhan, misalnya akibat berkhayal, memandang, atau bermimpi, maka puasanya tidak batal.
(Syaikh Ibrahim al-Bajuri, Hasyiah Bajuri, kitab puasa, juz 1, Toha Putra, Semarang, hal 292).



والسلام عليكم ورحمة الله و بركاته
Design by Abdul Munir Visit Original Post Islamic2 Template